home // layanan
Integrated Engineering & Industrial Solution
3D Scanning & Reverse Engineering
Kami melayani jasa 3D Scanning dan Reverse Engineering untuk membantu proses pengukuran, dokumentasi, dan digitalisasi objek secara akurat, detail, dan efisien menggunakan teknologi pemindaian 3D modern. Teknologi ini memungkinkan proses pengambilan data dimensi dan bentuk objek dilakukan dengan cepat serta menghasilkan model digital presisi tinggi yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan teknik dan industri.
MoreJasa 3D Scannning
Dengan hasil data yang presisi, kami membantu pelanggan memperoleh efisiensi waktu, akurasi tinggi, dan solusi teknis yang lebih optimal.
Shaft Helix Gear – Case Study
Hasil 3D Scanning (tidak mesti full dimensi)
Hasil Reverse Engineering (Dimensi disempurnakan)
Hasil Pembuatan 2D Drawing
Pada studi kasus ini, mitra kerja mengalami kendala karena tidak memiliki drawing teknik untuk komponen shaft helix gear yang digunakan pada sistem operasionalnya. Kondisi tersebut menyulitkan proses identifikasi dimensi, reproduksi spare part, maupun pembuatan ulang komponen ketika terjadi kerusakan atau kebutuhan penggantian.
Dengan 3D Scanning dan Reverse Engineering, proses pengambilan data dimensi dilakukan langsung dari komponen aktual menggunakan teknologi pemindaian 3D. Hasil scanning kemudian diolah dan disempurnakan melalui proses engineering untuk menghasilkan model 3D yang akurat, meskipun data scan awal tidak sepenuhnya lengkap. Setelah proses rekonstruksi dimensi selesai, drawing 2D dapat dibuat secara lengkap yang dapat digunakan untuk kebutuhan manufaktur, inspeksi, dokumentasi aset, maupun pengadaan spare part di masa mendatang.
Solusi ini membantu mitra kerja mendapatkan kembali data engineering komponen secara cepat dan efisien tanpa harus memiliki drawing asli, sekaligus mengurangi risiko downtime operasional akibat keterbatasan data teknis.
Gear & Pinion – Case Study
Hasil 3D Scanning
Hasil Reverse Engineering – RE
Dengan melakukan 3D Scanning dan Reverse Engineering, komponen seperti gear dan pinion dapat didigitalisasi secara detail dan akurat untuk menghasilkan model 3D yang presisi tinggi. Proses ini memungkinkan pengukuran bentuk, dimensi, dan profil komponen dilakukan dengan cepat, bahkan pada part yang sudah aus atau tidak lagi memiliki gambar teknik asli.
Data hasil 3D scanning kemudian dapat diolah menjadi model engineering siap produksi melalui proses Reverse Engineering, sehingga sangat efektif untuk kebutuhan reproduksi spare part, re-design, inspeksi dimensi, hingga pengembangan ulang komponen industri. Dengan teknologi ini, proses identifikasi dan pembuatan ulang komponen menjadi lebih cepat, efisien, dan membantu mengurangi downtime operasional.
Turbine Blade – Case Study
Hasil 3D Scanning
Hasil Reverse Engineering
Komparasi Hasil 3D Scanning dengan RE
Assembly Modelling Setelah RE
Melalui teknologi 3D Scanning dan Reverse Engineering, komponen turbine blade dapat dianalisa dan direkonstruksi secara detail untuk menghasilkan model 3D dengan tingkat akurasi tinggi. Proses pemindaian memungkinkan bentuk aktual komponen terdokumentasi secara lengkap, termasuk profil permukaan dan detail geometrinya, sehingga sangat membantu pada komponen yang mengalami keausan atau tidak lagi memiliki gambar teknik asli.
Data hasil scanning kemudian diolah menjadi model engineering siap analisa dan manufaktur melalui proses Reverse Engineering. Selain itu, proses komparasi antara hasil scan dengan model CAD juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi tingkat deviasi dimensi dan kondisi aktual komponen. Solusi ini sangat efektif untuk kebutuhan inspeksi, reproduksi spare part, quality control, hingga pengembangan ulang komponen kritikal pada industri pembangkit dan manufaktur.
